Metcovazin Academy Gelar Wound Practitioner Leadership Forum di Lombok, Dorong Praktisi Luka Menjadi Nursepreneur yang Berdaya Saing

Metcovazin Academy Gelar Wound Practitioner Leadership Forum di Lombok, Dorong Praktisi Luka Menjadi Nursepreneur yang Berdaya Saing

Mataram, 13 Oktober 2026 — Metcovazin Academy menyelenggarakan Wound Practitioner Leadership Forum di Aston Inn Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada pukul 16.00–18.00 WITA. Kegiatan ini dihadiri oleh 32 praktisi perawatan luka yang berasal dari berbagai latar belakang pelayanan kesehatan, mulai dari rumah sakit, puskesmas, praktik mandiri keperawatan, hingga layanan homecare.

Mengusung tema “Growing Leader, Building Sustainable Wound Care”, forum ini menjadi wadah pembelajaran dan diskusi bagi para praktisi luka untuk meningkatkan kepercayaan diri, mengembangkan jiwa kepemimpinan, serta memperkuat kemampuan dalam mengelola praktik keperawatan luka secara profesional dan berkelanjutan.

Metcovazin Academy menghadirkan forum ini sebagai bagian dari upaya mendorong praktisi luka untuk tidak hanya unggul dalam kompetensi klinis, tetapi juga memiliki kemampuan kepemimpinan dan kewirausahaan dalam mengembangkan praktik mandiri atau nursepreneurship.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan berlangsung interaktif melalui diskusi dan berbagi pengalaman antarpeserta. Berbagai tantangan yang dihadapi dalam menjalankan praktik perawatan luka menjadi bahan pembelajaran bersama, khususnya terkait pengelolaan layanan dan pengembangan bisnis yang berorientasi pada kebutuhan pasien.

Sejumlah topik utama yang dibahas meliputi strategi memberikan pelayanan terbaik kepada pasien sebagai pelanggan, menentukan tarif layanan yang sesuai, serta menghitung biaya operasional untuk memastikan praktik dapat berjalan secara sehat dan berkembang dalam jangka panjang.

Diskusi tersebut menekankan pentingnya keseimbangan antara kualitas pelayanan klinis, kepuasan pasien, dan pengelolaan bisnis yang terukur. Bagi praktisi yang menjalankan praktik mandiri, pemahaman terhadap aspek-aspek tersebut menjadi salah satu bekal penting dalam membangun layanan yang profesional dan berkelanjutan.

Melalui forum ini, para peserta juga memperoleh kesempatan untuk saling bertukar perspektif, memperluas jejaring profesional, dan mempelajari strategi pengelolaan praktik berdasarkan pengalaman rekan sejawat dari berbagai lingkungan pelayanan kesehatan.

Metcovazin Academy memandang bahwa pengembangan layanan perawatan luka yang berkelanjutan membutuhkan praktisi yang tidak hanya kompeten secara klinis, tetapi juga percaya diri dalam memimpin, mampu mengambil keputusan, dan memahami pengelolaan praktik secara profesional.

Melalui penyelenggaraan Wound Practitioner Leadership Forum di Lombok, Metcovazin Academy berharap dapat terus berkontribusi dalam pengembangan kapasitas praktisi perawatan luka, khususnya dalam membangun kepemimpinan dan jiwa kewirausahaan yang mampu mendukung pertumbuhan layanan perawatan luka di Indonesia.

Growing Leader, Building Sustainable Wound Care — bersama membangun praktisi luka yang kompeten, percaya diri, dan siap memimpin masa depan perawatan luka.